Daun bawang atau sering disebut green onion merupakan salah satu tanaman hortikultura yang banyak digunakan sebagai bahan masakan. Aromanya yang khas serta kandungan nutrisinya membuat daun bawang memiliki nilai ekonomi tinggi. Budidaya daun bawang tergolong mudah dan dapat dilakukan di dataran tinggi maupun rendah dengan perawatan yang tepat.
1. Syarat Tumbuh
- Iklim & Ketinggian: Daun bawang tumbuh baik di daerah dengan suhu 15–25°C. Cocok di dataran menengah hingga tinggi (700–1.500 mdpl).
- Tanah: Subur, gembur, kaya humus, dan memiliki pH netral (5,5–6,5).
- Cahaya Matahari: Membutuhkan sinar matahari penuh agar tumbuh optimal.
2. Persiapan Lahan
- Lahan dicangkul atau dibajak sedalam 20–30 cm agar tanah gembur.
- Tambahkan pupuk kandang atau kompos 1–2 ton per hektar sebagai pupuk dasar.
- Buat bedengan dengan lebar 1–1,2 m, tinggi 20–30 cm, dan jarak antarbedengan 30–40 cm untuk drainase.
3. Benih dan Penanaman
- Benih dapat diperoleh dari biji atau anakan.
- Jika menggunakan biji, semai terlebih dahulu selama 6–8 minggu hingga bibit memiliki tinggi ±15 cm.
- Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 20 × 20 cm atau disesuaikan dengan kondisi lahan.
4. Perawatan Tanaman
- Penyiraman: Dilakukan secara rutin, terutama saat musim kemarau.
- Penyiangan: Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman harus dibersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan.
- Pemupukan Susulan: Berikan pupuk NPK atau pupuk organik cair setiap 2–3 minggu sekali.
- Pengendalian Hama & Penyakit: Hama umum seperti ulat daun, thrips, dan kutu daun dapat dikendalikan dengan pestisida nabati. Penyakit seperti layu fusarium bisa dicegah dengan menjaga kelembaban tanah.
5. Panen
Daun bawang biasanya siap dipanen pada umur 60–70 hari setelah tanam. Tanda siap panen adalah batangnya sudah besar, daun hijau segar, dan tinggi tanaman mencapai 30–50 cm. Panen dilakukan dengan cara mencabut tanaman beserta akarnya atau memotong batang bagian bawah sesuai kebutuhan pasar.
6. Prospek Usaha
Permintaan daun bawang di pasaran cukup tinggi karena digunakan sehari-hari sebagai bumbu masakan, baik di rumah tangga maupun industri kuliner. Dengan pengelolaan yang baik, budidaya daun bawang bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan, terutama bagi petani hortikultura.
Budidaya daun bawang adalah kegiatan yang relatif mudah dan memiliki nilai jual tinggi. Dengan memperhatikan syarat tumbuh, pemeliharaan, serta pengendalian hama dan penyakit, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal.