1. Memilih Bibit Jagung
Hal pertama yang harus dilakukan dalam budidaya jagung adalah memilih bibit berkualitas. Kamu bisa mendapatkan bibit jagung di toko-toko pertanian. Ada beberapa jenis bibit jagung yang biasanya disediakan.
2. Olah lahan dan Bersihkan Gulma pada Lahan
Pastikan tanah yang ditanami jagung benar-benar subur. Jagungbisa ditanam di bagian tanah andosol, latosol, grumosol, dan jenis tanah lainnya. pH yang sesuai untuk jagung berada di angka 5,6 – 7,5. Jangan lupa untuk pastikan dulu kesuburan tanah yang kamu miliki.
3. Cara Menanam Jagung di Lahan
Petani lokal biasanya menggunakan jarak tanam jagung antara 100 cm x 40 cm. Lalu, masukkan dua biji pada satu lubang tanam. Untuk kedalaman lubang tanam biasanya pada angka 3-5 cm.
4. Berikan Pupuk pada Tanaman Jagung
Tanaman jagungmu akan menyerap beberapa unsur yang dibutuhkan untuk tumbuh. Unsur ini seperti fosfor, nitrogen, dan kalium. Ketiga unsur tersebut akan dibutuhkan pada fase pertumbuhan dan masa pembuahan.
5. Memelihara Jagung
Dalam masa pertumbuhan, ada kemungkinan jagung akan bisa diserang oleh hama.
Untuk itu, tanaman jagung membutuhkan pemeliharaan yang tepat. Ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan seperti penyulaman, penjarangan, pembubuan, pengairan, dan pemupukan susulan.
6. Panen Jagung
Penentuan usia tanaman jagung yang dipanen biasanya tergantung pada konsumen. Jika kamu menargetkan panen jagung jenis baby corn atau jagung pakan, waku yang dibutuhkan tentu akan lebih cepat.
Sumber: Bitanic Info