Umum 21 November 2025 Admin

Cara Menanam Padi: Panduan Lengkap untuk Hasil Panen Maksimal

Cara Menanam Padi: Panduan Lengkap untuk Hasil Panen Maksimal

Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Untuk mendapatkan hasil panen yang baik, diperlukan teknik budidaya yang tepat mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih, hingga perawatan tanaman. Berikut panduan lengkap cara menanam padi yang bisa diterapkan oleh petani maupun pemula.

1. Persiapan Lahan

a. Pengolahan tanah

  • Lahan dibajak dan dicangkul hingga kedalaman ±30 cm.
  • Diamkan 7–10 hari agar tanah mengering sebagian.
  • Lakukan penggenangan awal untuk memudahkan pelumpuran.
  • Ratakan permukaan tanah agar air bisa merata.

b. Pembuatan pematang

  • Pematang dibuat untuk menjaga agar air tetap tergenang.
  • Pastikan pematang kuat dan tidak bocor.

2. Pemilihan dan Penyemaian Benih

a. Pilih benih unggul

Gunakan varietas sesuai kondisi daerah, misalnya: Ciherang, IR64, Inpari, Mekongga.

b. Seleksi benih

  • Rendam benih dalam air garam (200 g garam per 1 liter air).
  • Benih yang berkualitas akan tenggelam.
  • Cuci dan rendam kembali dalam air bersih selama 24 jam.

c. Penyemaian

  • Tebarkan benih di lahan semai yang sudah diberi pupuk dasar (kompos + sedikit NPK).
  • Tutupi tipis dengan tanah dan jaga agar lahan lembap.
  • Bibit siap tanam pada umur 15–20 hari atau tinggi 15–20 cm.

3. Penanaman di Lahan Utama

a. Sistem tanam

  • Jajar legowo (2:1 atau 4:1) untuk hasil lebih optimal.
  • Jarak tanam umum: 25 cm x 25 cm.

b. Teknik tanam

  • Tanam 1–3 bibit per lubang tanam.
  • Masukkan bibit sedalam ±2 cm agar tidak tumbang.

4. Pemupukan

a. Pupuk dasar (awal tanam)

  • 100–150 kg Urea/ha
  • 100 kg SP-36/ha
  • 50–75 kg KCl/ha

b. Pupuk susulan

Diberikan pada fase penting:

  • Susulan I: Hari ke-15
  • Susulan II: Hari ke-35–40
  • Sesuaikan dosis dengan kondisi tanah dan varietas.

5. Pengairan

Padi membutuhkan kondisi macak-macak (tanah basah) hingga tergenang ±3–5 cm.

  • Jangan mengeringkan lahan terlalu lama.
  • Kurangi air menjelang panen agar bulir cepat menguning.

6. Pengendalian Hama & Penyakit

a. Hama yang sering muncul

  • Wereng
  • Tikus
  • Penggerek batang
  • Keong mas

b. Cara pengendalian

  • Gunakan pestisida sesuai kebutuhan dan dosis aman.
  • Terapkan sanitasi lahan: bersihkan gulma dan sisa tanaman.
  • Gunakan perangkap tikus / keong.

7. Panen

Padi siap dipanen ketika:

  • 90–95% bulir telah menguning
  • Batang mulai mengering
  • Umur tanaman mencapai 110–120 hari (tergantung varietas)

Lakukan pemanenan menggunakan sabit atau mesin combine untuk hasil cepat dan efisien.

8. Pascapanen

a. Perontokan

  • Menggunakan mesin perontok atau combine harvester.

b. Pengeringan

  • Keringkan gabah hingga kadar air 14%.

c. Penyimpanan

  • Simpan dalam karung yang kering dan bersih.
  • Letakkan di gudang yang tidak lembap.
Sumber: Bitanic Info
Semua Artikel Kembali ke Beranda