1. Pemilihan Lokasi
- Teh hijau tumbuh optimal di:
- Ketinggian: 800–1.500 mdpl
- Suhu ideal: 14–25°C
- Curah hujan: 2.000–3.000 mm/tahun
- Tanah: gembur, subur, pH 4,5–5,6, drainase baik.
2. Pemilihan Bibit
- Gunakan bibit dari varietas unggul seperti:
- Gambung (GMB 7, GMB 3)
- Clonal Series (misal TRI 2024, TRI 2025)
- Bibit dapat diperoleh dari:
- Stek pucuk (lebih cepat tumbuh)
- Persemaian biji (lebih lama, tetapi akar lebih kuat)
- Ciri bibit siap tanam:
- Umur 6–9 bulan
- Tinggi 20–25 cm
- Daun hijau segar, tidak bercak
3. Persiapan Lahan
- Bersihkan lahan dari gulma.
- Olah tanah sedalam 30–40 cm.
- Buat bedengan jika tanah rawan tergenang.
- Berikan pupuk dasar: kompos / pupuk kandang 5–10 ton/ha.
4. Penanaman
- Jarak tanam yang umum:
- 1,2 × 0,6 meter atau
- 1,5 × 0,75 meter
- Cara menanam:
- Buat lubang 30×30×30 cm.
- Masukkan sedikit kompos.
- Tanam bibit, padatkan tanah.
- Pasang naungan sementara (daun pisang/paranet 50%) untuk bibit muda.
5. Perawatan Tanaman
a. Penyiraman
- Intensif 1–2 kali sehari saat awal tanam.
- Setelah itu cukup mengikuti curah hujan.
b. Pemupukan
- Pupuk NPK (15-15-15): 200–300 kg/ha per 3 bulan.
- Tambahkan kompos 2 kg per tanaman per 6 bulan.
c. Pengendalian Gulma
Bersihkan gulma tiap 1–2 bulan agar nutrisi tidak berebut.
d. Pemangkasan
- Tujuan: merangsang tunas baru dan menjaga bentuk tanaman.Jenis pemangkasan:
- Pemangkasan bentuk (awal tanam, umur 6–12 bulan).
- Pemangkasan produksi setiap 1 tahun sekali.
- Pemangkasan pemeliharaan setelah panen.
6. Hama dan Penyakit
Hama umum:
- Ulat pemakan daun
- Kutu daun
- Tungau
- Pengendalian:
- Semprot insektisida nabati (misal ekstrak daun mimba).
- Biopestisida lebih dianjurkan untuk kualitas teh hijau.
- Penyakit:
- Jamur akar
- Bercak daun
- Pengendalian:
- Tingkatkan drainase.
- Gunakan fungisida organik (trichoderma).
7. Panen
Panen dilakukan saat tanaman berumur 2–3 tahun.
Cara panen teh hijau:
- Petik pucuk p+2 (1 pucuk + 2 daun muda).
- Interval panen: 7–14 hari tergantung pertumbuhan.
Ciri pucuk siap panen:
- Daun muda berwarna hijau cerah
- Tekstur lembut, tidak keras
8. Pasca Panen
- Untuk menghasilkan teh hijau berkualitas:
- Pelayuan ± 4–6 jam
- Penggulungan untuk membentuk daun
- Pemanasan/fiksasi (steaming atau pan-heating)
- Pengeringan
- Sortasi & pengemasan
Sumber: Bitanic Info