1. Pengenalan Tanaman Kakao
Kakao merupakan tanaman perkebunan tropis yang menghasilkan biji sebagai bahan utama pembuatan cokelat. Tanaman ini tumbuh baik di daerah beriklim lembap dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat. Indonesia termasuk salah satu produsen kakao terbesar di dunia.
2. Syarat Tumbuh
Agar kakao tumbuh optimal, berikut syarat tumbuhnya:
- Suhu: 21–32°C
- Curah hujan: 1.500–2.500 mm/tahun
- Ketinggian tempat: 0–800 meter di atas permukaan laut
- Tanah: Gembur, subur, kaya bahan organik, pH tanah 5–7
- Cahaya: Memerlukan naungan ringan, terutama saat masih muda
3. Persiapan Lahan
- Bersihkan lahan dari gulma dan batu.
- Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm dengan jarak antar lubang 3 x 3 meter atau 4 x 4 meter.
- Campur tanah galian dengan kompos/pupuk kandang ±10 kg dan biarkan selama 1–2 minggu agar unsur hara merata.
4. Pembibitan Kakao
Bibit kakao bisa berasal dari:
- Biji (generatif) → cocok untuk skala besar.
- Sambung pucuk/okulasi (vegetatif) → lebih cepat berbuah dan kualitas lebih seragam.
Langkah pembibitan:
- Pilih biji dari buah kakao yang sehat dan matang.
- Cuci lendir putihnya, lalu semai di polybag berisi tanah dan kompos.
- Bibit siap dipindahkan setelah berumur 4–6 bulan atau tinggi ±30 cm.
5. Penanaman
- Tanam bibit pada awal musim hujan agar kelembapan terjaga.
- Lepas polybag dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
- Setelah ditanam, siram dan pasang naungan dari daun pisang atau paranet.
6. Pemeliharaan
a. Penyiraman
Lakukan rutin terutama pada musim kemarau.
b. Penyiangan
Bersihkan gulma di sekitar tanaman setiap 1–2 bulan sekali.
c. Pemupukan
Gunakan pupuk kandang + NPK sesuai umur tanaman:
Umur < 1 tahun: 50 gram NPK per pohon per 3 bulan
Umur > 1 tahun: 100–200 gram per pohon per 3 bulan
d. Pemangkasan
Potong cabang mati atau tidak produktif agar sirkulasi udara baik dan bentuk tajuk rapi.
e. Pengendalian Hama & Penyakit
Beberapa hama/penyakit umum:
- Penggerek buah kakao (PBK)
- Busuk buah (Phytophthora palmivora)
- Kutu putih dan ulat daun
Gunakan pestisida nabati atau semprot pestisida kimia sesuai dosis anjuran.
7. Panen
- Tanaman kakao mulai berbuah setelah umur 3–4 tahun.
- Buah matang ditandai dengan warna kulit berubah dari hijau ke kuning/oranye.
- Panen dilakukan setiap 2–3 minggu sekali dengan gunting tajam untuk menghindari kerusakan tangkai buah.
8. Pascapanen
- Fermentasi: biji kakao difermentasi 5–7 hari agar rasa cokelat terbentuk.
- Penjemuran: keringkan biji di bawah sinar matahari hingga kadar air ±7%.
- Penyimpanan: simpan biji kering di tempat sejuk dan kering sebelum dijual atau diolah.