Buah kiwi (Actinidia deliciosa) semakin diminati di Indonesia karena rasanya segar dan kandungan vitamin C yang tinggi. Meskipun berasal dari negara beriklim subtropis, kiwi dapat dibudidayakan di dataran tinggi Indonesia yang berhawa sejuk.
1. Syarat Tumbuh
- Suhu ideal: 10–25°C
- Lokasi terbaik: dataran tinggi 800–1.500 mdpl
- Tanah gembur, subur, pH 5,5–7, drainase baik
- Membutuhkan sinar matahari 4–6 jam per hari
2. Bibit Kiwi
- Bibit okulasi/cangkok paling disarankan karena cepat berbuah (2–3 tahun)
- Gunakan campuran media tanam: tanah, pupuk kandang, dan kompos
3. Penanaman
- Buat lubang 60 × 60 × 60 cm, campur dengan pupuk kandang 10–15 kg
- Jarak tanam 3 × 4 meter
- Pasang tiang rambat karena kiwi adalah tanaman merambat
- Tanam bibit dan ikatkan ke penopang agar tumbuh tegak
4. Perawatan
- Penyiraman rutin agar tanah lembab
- Pemupukan NPK setiap 2–3 bulan
- Pemangkasan penting untuk membentuk tanaman dan memaksimalkan buah
- Lindungi dari hama seperti kutu putih, ulat, dan tungau
5. Berbunga & Penyerbukan
Kiwi memiliki tanaman jantan dan betina.Rasio ideal: 1 tanaman jantan untuk 6–8 tanaman betina.Penyerbukan bisa dibantu secara manual untuk hasil optimal.
6. Panen
- Mulai berbuah pada umur 2–4 tahun
- Siap panen 5–6 bulan setelah berbunga
- Cirinya: ukuran penuh, kulit cokelat berbulu, dan sedikit lunak
Sumber: Bitanic Info